Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2017

MEMUNCULKAN SISI KEMANUSIAAN DALAM DAKWAH

OLEH : ASHHABUL YAMIN Memunculkan sisi kemanusiaan dari dakwah adalah satu dari sekian resep jitu yang ditunjukkan oleh Rasulullah Muhammad SAW dalam mengemban Risalah dari Allah SWT. Sebuah resep dakwah yang efektif yang dijalankan dan terbukti ampuh mampu menyebarkan Agama Islam ini keseluruh penjuru dunia. Beliaupun telah mentransformasikan resep dakwah itu kepada para sahabat beliau. Sebuah prestasi yang membanggakan dan sulit untuk dibayangkan bagaimana beliau berproses memperjuangkan dakwah ini. Proses itupun sudah sedikit banyak kita dengar dari sirah nabawiyah beliau, bagaimana beliau ketika menjadi panglima pada perang uhud, bagaimana para sahabat yang dalam keadaan terluka parah bangkit dan bangun mengejar kaum kafir atas perintah dari nabi. Sungguh totalitas yang sulit dipercaya. Hubungan kemanusiaan atau social relation adalah hal yang menjadi perhatian beliau ketika berdakwah. Beliau meyakini bahwa tegaknya agama Allah ini adalah menegakkan secara totalitas s...

INDAHNYA HIDUP DALAM TUNTUNAN ALLAH SWT

OLEH : ASHHABUL YAMIN Terkadang sebagian besar orang berfikir waktu selalu sejalan dengan produktivitas. Sebagian orang beranggapan banyaknya waktu akan berbanding lurus dengan banyaknya hasil kerja dari sebuah aktivitas. pemikiran semacam inilah yang membuat sebagian orang telah terjebak dalam nuansa hidup fatamorgana, terlena, terbuai dan hanyut dalam buaian urusan dunia. Mereka beranggapan meluangkan waktu membaca Al Qur’an akan mengurangi frekuensi waktu kerja. Mereka pun beranggapan meluangkan waktu memenuhi panggilan azan dimasjid mengganggu waktu kerja dan membuat pekerjaan menjadi terkendala. Tidak sedikit orang yang bergumam “ah nanggung sedikti lagi, shalat asharnya nanti saja”, padahal ashar yang datang tersebut belum tentu ia jumpai lagi esok. Na’udzubillah tsumma na’udzubillah. Pemikiran semacam ini perlu kita kritisi lebih dalam. Ketika kita memiliki waktu banyak, seberapa banyak pekerjaan yang bisa kita selesaikan? Ketika waktu kita sedikit, seberapa banyak...

URGENSI SALING MENGINGATKAN

OLEH : ASHHABUL YAMIN Seorang cendekiawan muslim Indonesia Prof Dr Mahfud MD pernah mengungkapkan “Manusia banyak benarnya banyak juga salahnya, Iblis semuanya salah, Malaikat semuanya benar”. Jadi jika kita merasa selalu benar, maka tidak akan pernah bisa, karena kita bukanlah Malaikat, namun kita adalah manusia, tempatnya salah dan lupa. Dan ketika manusia salah, itu adalah wajar, yang tidak wajar adalah ketika seorang manusia merasa diri selalu benar, merasa tidak pernah bersalah, dan tidak mau menerima nasehat dari saudaranya sesama muslim. Belakangan kita melihat fenomena apatis terhadap halaqoh atau majelis kajian ilmu di masyarakat yang kondisinya cukup memprihatinkan. Ketika sebuah tema kajian sudah berkali-kali diulang dalam penyampaiannya, tidak sedikit yang kita dengar bergumam, “ahh,,,itu-itu saja yang disampaikan”, atau “ahh,,, yang sudah-sudah kita tahu saja yang disampaikan” atau “ahh,,, tidak adakah tema yang lain”. Fenomena ini sesungguhnya bukan hal yang...

STRATEGI MERAIH KEBERKAHAN DENGAN MENJAGA WUDHU

OLEH : ASHHABUL YAMIN Hidup dalam keberkahan, tentu menjadi dambaan setiap insan. Dengan keberkahan waktu yang sedikit sekalipun menjadi lebih produktif, uang belanja yang pas-pasan pun menjadi cukup untuk kebutuhan hidup keluarga, peluang-peluang untuk semakin banyak berbuat kebaikanpun semakin terbuka lebar, dan kebahagiaan hidup dunia dan akhiratpun insyaalloh akan kita raih. Begiutlah jika hidup kita dipenuhi dengan keberkahan. Bagaimana strategi untuk mendapatkan hidup yang berkah? Strateginya adalah dengan membuka kran perbuatan baik sebanyak-banyaknya, dan menutup kran perbuatan negatif srapat-raptanya. Strategi yang dimaksud akan dapat efektif jika kita mampu memulainya dengan menjaga wudhu. Berwudhu adalah bersuci dari hadast kecil yang biasa kita lakukan sebelum melakukan ibadah-ibadah yang mensyaratkan berwudhu terlebih dahulu sebelum melakukannya, seperti shalat dan membaca Al Qur’an. Setelah berwudhu kita akan merasakan perubahan suasana kebathinan da...